BANGKA, DAN – Sebanyak 51 pelajar dari Kota Pangkalpinang, Kabupaten Bangka, dan Kabupaten Bangka Tengah mengikuti kegiatan Journalism Next Generation 2026 yang digelar di Kampung Reklamasi Air Jangkang, Sabtu (8/8/2026). Kegiatan yang diselenggarakan oleh Yayasan Rumah Belajar Bangka Belitung ini menjadi ruang pembelajaran bagi generasi muda untuk mengenal dunia jurnalistik, meningkatkan kemampuan literasi, berpikir kritis, serta mengembangkan keterampilan menulis dan memproduksi konten di era digital.
Ketua Yayasan Rumah Belajar Bangka Belitung, Qori Hikmat Sobirin mengatakan, Journalism Next Generation tidak hanya diarahkan sebagai pelatihan satu hari, tetapi menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem literasi pelajar di Bangka Belitung.
“Kami ingin pelajar tidak hanya menjadi konsumen informasi, tetapi juga mampu membaca informasi secara kritis, melakukan verifikasi, menulis, dan menghasilkan karya yang dapat memberikan manfaat bagi lingkungan sekitarnya,” katanya.

Menurut Qori, perkembangan media digital membuat kemampuan literasi dan jurnalistik menjadi semakin penting bagi pelajar. Informasi yang diterima setiap hari perlu disikapi dengan kemampuan berpikir kritis serta keterampilan memilah fakta dan opini.
Dalam kegiatan tersebut, para peserta mendapatkan pembekalan mengenai jurnalistik dan kepenulisan, komunikasi, media digital, fotografi, videografi, serta praktik peliputan langsung. Kampung Reklamasi Air Jangkang juga menjadi bagian dari ruang belajar peserta. Para pelajar diarahkan untuk melakukan observasi dan menggali informasi dari lingkungan sekitar sebagai bahan untuk menghasilkan karya jurnalistik.
“Praktik lapangan ini penting agar peserta tidak berhenti pada teori. Mereka belajar melihat persoalan, mencari informasi, melakukan wawancara, kemudian mengolahnya menjadi sebuah karya,” ujarnya.

Qori menambahkan, Journalism Next Generation 2026 diharapkan menjadi titik awal lahirnya lebih banyak pelajar yang memiliki keberanian untuk menulis, menyampaikan gagasan, sekaligus mampu menggunakan media digital secara positif dan bertanggung jawab.
Bentuk Komunitas Literasi Pelajar DEPATI
Tidak berhenti setelah kegiatan Journalism Next Generation, Yayasan Rumah Belajar Bangka Belitung juga akan melanjutkan program tersebut melalui pembentukan komunitas literasi pelajar Bangka Belitung bernama DEPATI. Komunitas ini nantinya menjadi wadah bagi para peserta dan pelajar lainnya di Bangka Belitung untuk terus belajar, berdiskusi, menulis, berbagi karya, serta mengembangkan berbagai kegiatan literasi dan jurnalistik.
“Setelah kegiatan ini, kami akan membentuk komunitas literasi pelajar Bangka Belitung, DEPATI. Harapannya, 51 peserta yang hari ini hadir tidak berhenti sebagai peserta pelatihan, tetapi menjadi bagian dari gerakan literasi yang terus berkembang,” kata Qori.

Ia berharap DEPATI dapat menjadi ruang yang terbuka bagi pelajar dari berbagai sekolah di Bangka Belitung untuk berjejaring dan menghasilkan karya-karya yang merepresentasikan suara serta perspektif generasi muda.
“Pelajar harus diberikan ruang untuk bersuara dan berkarya. Kami ingin mereka memiliki wadah untuk mengembangkan potensi, sekaligus belajar menjadi generasi yang kritis, kreatif dan bertanggung jawab,” ujarnya.
Pelaksanaan Journalism Next Generation 2026 mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk PT Timah Tbk sebagai sponsor utama, serta para narasumber, fasilitator, guru pendamping dan pihak-pihak yang terlibat dalam pelaksanaan kegiatan. Kegiatan ini diharapkan tidak menjadi agenda yang berhenti pada satu pelaksanaan, melainkan menjadi awal dari gerakan literasi pelajar yang lebih luas di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. (tim)














