Nasional & InternasionalOlahraga

Inter Kunci Scudetto ke-21 di San Siro, Pesta di Kandang Setelah 37 Tahun

×

Inter Kunci Scudetto ke-21 di San Siro, Pesta di Kandang Setelah 37 Tahun

Sebarkan artikel ini
Sumber Foto: legaseriea.it

MILAN, DAN – Inter Milan akhirnya memastikan gelar juara Serie A musim 2025/2026 setelah mengalahkan Parma di Stadion San Siro. Kemenangan ini memastikan Nerazzurri meraih Scudetto ke-21, sekaligus menjadi momen spesial karena dirayakan di kandang sendiri, sesuatu yang terakhir terjadi 37 tahun lalu.

Inter sebenarnya hanya membutuhkan satu poin dalam laga ini untuk mengunci gelar. Kepastian semakin dekat setelah pesaing terdekat gagal meraih hasil maksimal di pertandingan lain. Sejak beberapa pekan terakhir, pasukan Cristian Chivu memang tinggal menunggu waktu untuk memastikan gelar juara.

Keberhasilan ini menjadi bukti solidnya performa tim sepanjang musim. Kontribusi besar datang dari lini depan, termasuk Lautaro Martínez sebagai top skor tim dan Marcus Thuram yang membuka keunggulan dalam laga ini. Selain itu, peran Hakan Çalhanoğlu di lini tengah serta kreativitas Federico Dimarco sebagai pemberi assist juga menjadi kunci sukses Inter.

Yang paling mencuri perhatian adalah peran Chivu. Di musim pertamanya sebagai pelatih utama sejak awal kompetisi, ia langsung membawa Inter meraih Scudetto, sebuah pencapaian yang terakhir kali dilakukan oleh Arrigo Sacchi saat menukangi AC Milan.

Jalannya Pertandingan

Inter tampil dominan sejak awal laga. Denzel Dumfries menjadi ancaman utama di babak pertama, sementara Nicolò Barella sempat membentur mistar pada menit ke-24. Gol yang ditunggu akhirnya datang menjelang turun minum melalui Thuram, memanfaatkan umpan cerdas dari Piotr Zieliński.

Di babak kedua, Inter lebih fokus mengamankan keunggulan. Parma kesulitan menciptakan peluang berbahaya. Kepastian kemenangan datang pada menit ke-81 lewat gol Henrikh Mkhitaryan setelah menerima umpan matang dari Lautaro.

Gol tersebut langsung memicu selebrasi besar di tribun San Siro. Para suporter merayakan keberhasilan tim kesayangan mereka mengangkat trofi juara di hadapan publik sendiri. Penyerahan trofi resmi dijadwalkan berlangsung dalam dua pekan mendatang.

Sejarah dan Makna Gelar

Gelar ini menjadi Scudetto ke-21 bagi Inter, sekaligus menegaskan dominasi mereka di musim ini. Momen ini juga mengingatkan pada kejayaan masa lalu, termasuk era “Scudetto dei record” di bawah pelatih legendaris Giovanni Trapattoni.

Dengan performa konsisten, produktivitas gol tinggi, serta kedalaman skuad yang merata, Inter menunjukkan diri sebagai tim paling layak menjadi juara musim ini. (*/legaseriea.it)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *