Bangka SelatanDaerah

Sekitar 70 KK Masih Mengungsi, Pemulihan Korban Kebakaran Bangka Selatan Berlanjut

×

Sekitar 70 KK Masih Mengungsi, Pemulihan Korban Kebakaran Bangka Selatan Berlanjut

Sebarkan artikel ini

BANGKA SELATAN, DAN – Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Hidayat Arsani menegaskan komitmennya untuk bertanggung jawab dalam penanganan warga terdampak kebakaran di Dusun Serdang, Desa Jelutung II, Kecamatan Simpang Rimba, Kabupaten Bangka Selatan. Kebakaran yang mengakibatkan 245 rumah hancur tersebut membuat puluhan kepala keluarga masih bertahan di pengungsian, sementara pemerintah menyiapkan langkah pemulihan dan solusi hunian jangka panjang.

Penegasan itu disampaikan Hidayat saat meninjau lokasi kebakaran dan pengungsian sementara pada Sabtu (17/10/2026). Dalam kunjungan tersebut, ia memastikan kebutuhan dasar warga terpenuhi sekaligus mendorong koordinasi antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, dan berbagai pihak untuk mempercepat pemulihan pascabencana.

Gubernur didampingi Ketua TP PKK Provinsi Babel Noni Hidayat, Sekretaris Daerah Babel Fery Afriyanto, Bupati dan Wakil Bupati Bangka Selatan, Sekretaris Daerah Bangka Selatan, serta sejumlah pejabat pemerintah provinsi dan kabupaten. Rombongan meninjau fasilitas pengungsian yang disiapkan Kementerian Sosial untuk menampung warga terdampak.

Fasilitas tersebut meliputi 53 tenda, 25 tenda dome, dua tenda serbaguna, dan empat unit WC portabel. Sarana ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan tempat berlindung sementara bagi warga yang kehilangan rumah akibat kebakaran.

“Ini merupakan kunjungan kedua saya. Di sini saya meninjau lokasi pengungsian sementara yang diharapkan ke depannya dapat menjadi permanen. Saya sebagai gubernur bertanggung jawab atas musibah ini dan berkoordinasi dengan Bupati Bangka Selatan untuk mencari solusinya,” ujar Hidayat.

Ia menegaskan, penanganan pascabencana tidak cukup hanya dengan menyediakan tempat pengungsian darurat. Pemerintah perlu menyiapkan langkah lanjutan agar warga terdampak dapat kembali memiliki hunian yang layak dan membangun kehidupan mereka secara bertahap.

Hidayat juga meminta agar seluruh bantuan dari pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta dikelola serta dimanfaatkan secara optimal. Ia menginstruksikan koordinasi dengan satuan tugas (satgas) dan Bupati Bangka Selatan untuk memastikan kebutuhan warga terdata dan segera dilaporkan.

“Koordinasikan dengan Tim Satgas dan Pak Bupati, lalu segera laporkan kepada saya. Wewenang operasional saya serahkan kepada Pak Bupati. Hal terpenting adalah seluruh kebutuhan harian, dokter, serta perawat disiapkan dengan baik. Kita dapat menghadapi ini melalui semangat kebersamaan dan gotong royong masyarakat Bangka Belitung,” tegasnya.

Selain memastikan kebutuhan dasar pengungsi terpenuhi, Gubernur mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari pimpinan daerah, partai politik, pelaku usaha, hingga organisasi kemasyarakatan, untuk bergotong royong membantu korban. Menurutnya, kolaborasi antarpihak menjadi bagian penting dalam meringankan beban warga dan mempercepat proses pemulihan.

“Kita tidak merengek kepada pemerintah pusat, melainkan bergotong royong. Meskipun sedang menghadapi kesulitan, kita jangan lupa untuk bahagia,” tuturnya.

Hidayat turut mengapresiasi kepedulian masyarakat Bangka Belitung yang telah menyalurkan bantuan bagi para korban. Ia menegaskan pemerintah daerah tetap berupaya menjalankan tanggung jawabnya meskipun dana royalti dari pemerintah pusat sebesar Rp5 triliun yang disebutkannya belum dicairkan.

“Terima kasih kepada masyarakat Bangka Belitung yang memiliki kepedulian sosial luar biasa. Atas musibah ini, kita tidak boleh cengeng. Kami akan bertanggung jawab bersama. Meskipun dana royalti dari pusat sebesar Rp5 triliun belum dicairkan, kami tetap bertanggung jawab,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur juga menyampaikan apresiasi kepada petugas dan relawan yang terlibat dalam penanganan bencana. Mereka antara lain berasal dari Taruna Siaga Bencana (Tagana), Basarnas, ABPEDNAS, serta unsur TNI dan Polri yang membantu penanganan di lapangan.

Sementara itu, Bupati Bangka Selatan Riza Herdavid menyampaikan terima kasih atas perhatian dan kehadiran langsung Gubernur Babel di lokasi bencana. Ia menilai kunjungan tersebut menjadi bentuk dukungan pemerintah provinsi terhadap upaya penanganan warga terdampak kebakaran.

“Bangga memiliki gubernur yang menunjukkan totalitas dan langsung turun tangan atas musibah di Bangka Selatan. Terima kasih, Pak Gubernur,” ucap Riza.

Hingga saat ini, sebagian warga terdampak memilih tinggal sementara di rumah kerabat. Sementara itu, sekitar 70 kepala keluarga masih bertahan di posko pengungsian SDN 7 Simpang Rimba.

Penyediaan tempat tinggal sementara menjadi langkah awal dalam proses pemulihan sebelum solusi hunian jangka panjang direalisasikan. Pemerintah daerah diharapkan terus memperkuat koordinasi dan memastikan kebutuhan dasar warga terpenuhi selama masa pengungsian hingga mereka dapat kembali menata kehidupan. (*/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *