BELITUNG TIMUR, DAN – Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Pemprov Babel) berkomitmen mengawal tuntutan masyarakat Desa Nyuruk dan sekitarnya terkait pemenuhan hak kebun plasma dari PT Sahabat Mewah Makmur (PT SMM). Gubernur Babel, Hidayat Arsani meminta agar perundingan dengan pihak perusahaan segera dilakukan untuk mencari penyelesaian yang adil dan sesuai ketentuan hukum.
Komitmen tersebut disampaikan Hidayat saat memimpin rapat pembahasan permasalahan plasma di Gedung Serba Guna Desa Nyuruk, Kecamatan Dendang, Kabupaten Belitung Timur, Jumat (16/10/2026). Pertemuan ini digelar untuk menampung aspirasi masyarakat yang mempersoalkan pemenuhan hak kebun plasma di tengah operasional perusahaan perkebunan yang telah berlangsung selama puluhan tahun.
Dalam rapat tersebut, Hidayat menegaskan, pemerintah akan mendorong penyelesaian persoalan melalui dialog dan koordinasi dengan pihak-pihak terkait. Ia meminta agar perusahaan segera dipanggil untuk berunding guna membahas tuntutan masyarakat atas kebun plasma sebesar 20 persen dari total lahan yang disebut mencapai sekitar 15.000 hektare.
“Saya minta untuk memanggil dan berunding langsung dengan pihak pengelola perusahaan secepatnya. Kita akan memperjuangkan hak plasma 20 persen dari total sekitar 15.000 hektare lahan tersebut untuk masyarakat. Sesuai undang-undang, itu adalah hak untuk rakyat,” tegasnya.
Gubernur juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak melakukan tindakan anarkis selama proses penyelesaian berlangsung. Ia menekankan pentingnya mengedepankan musyawarah serta mematuhi aturan hukum agar kepentingan masyarakat, pemerintah, dan perusahaan dapat diakomodasi.
“Mari kita selesaikan secara bermartabat sesuai aturan hukum yang berlaku, agar perusahaan untung, pemerintah untung, dan rakyat sejahtera,” ujarnya.
Kepala Desa Nyuruk, Grudi menyampaikan apresiasi atas kehadiran Gubernur Babel yang secara langsung mendengarkan aspirasi masyarakat. Menurutnya, kunjungan tersebut memberikan harapan bagi warga untuk memperoleh solusi atas persoalan kebun plasma yang melibatkan PT SMM.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Gubernur yang telah sudi berkunjung langsung ke desa kami untuk mendengarkan aspirasi masyarakat. Kehadiran beliau memberikan harapan besar agar ada solusi terbaik terhadap persoalan plasma dengan PT SMM demi kemajuan dan kesejahteraan warga Desa Nyuruk,” katanya.
Kehadiran Hidayat di Desa Nyuruk juga diwarnai kendala perjalanan akibat cuaca dan penerbangan. Ia disebut harus menunggu hingga sembilan jam di bandara sebelum dapat memenuhi agenda pertemuan dengan masyarakat Belitung Timur.
Pemprov Babel berharap penyelesaian persoalan plasma dapat segera menemukan titik temu melalui verifikasi data yang akurat dan pembahasan bersama antara perusahaan, pemerintah, serta masyarakat. Langkah tersebut diharapkan dapat memberikan kepastian atas tuntutan warga sekaligus menjaga iklim investasi yang sehat di Belitung Timur.
Rapat koordinasi tersebut turut dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Babel, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi Babel, Kepala Biro Hukum Setda Babel, perwakilan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Belitung Timur, para kepala desa, manajemen PT SMM, serta masyarakat. (*/red)















