Pangkalpinang

Job Fair 2026 Pangkalpinang Sediakan 291 Lowongan Kerja, Diikuti 18 Perusahaan

×

Job Fair 2026 Pangkalpinang Sediakan 291 Lowongan Kerja, Diikuti 18 Perusahaan

Sebarkan artikel ini

PANGKALPINANG, DAN – Pemerintah Kota Pangkalpinang menghadirkan 291 lowongan kerja dari 18 perusahaan melalui Job Fair Tahun 2026 yang digelar di Gedung Serba Guna ISB Atma Luhur, Rabu (14/10/2026). Kegiatan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-269 Kota Pangkalpinang ini diharapkan menjadi jembatan bagi pencari kerja untuk mendapatkan pekerjaan sesuai kompetensi sekaligus membantu perusahaan memenuhi kebutuhan tenaga kerja.

Job Fair berlangsung selama dua hari, 14–15 Oktober 2026, mulai pukul 08.00 hingga 16.00 WIB. Terdapat 46 jabatan yang ditawarkan kepada para pencari kerja melalui perusahaan peserta.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Pangkalpinang, Amrah Sakti mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk fasilitasi pemerintah untuk mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja sesuai kualifikasi.

“Melalui Job Fair ini, kami ingin memfasilitasi para pencari kerja agar dapat menemukan pekerjaan yang sesuai dengan bakat, minat, dan kemampuan mereka. Di sisi lain, perusahaan juga diharapkan memperoleh tenaga kerja yang sesuai dengan kebutuhan dan kualifikasi yang tersedia,” ujarnya.

Amrah menambahkan, penyelenggaraan Job Fair menjadi salah satu upaya pemerintah daerah dalam mengurangi angka pengangguran di Kota Pangkalpinang.

Sementara itu, Wali Kota Pangkalpinang, Prof. Saparudin mengatakan, Job Fair merupakan agenda tahunan yang pada tahun ini dilaksanakan di lingkungan kampus. Menurutnya, pemilihan kampus sebagai lokasi kegiatan merupakan bagian dari upaya pemerintah mendekatkan pelayanan ketenagakerjaan kepada kalangan perguruan tinggi.

“Pemerintah kota juga harus mendekatkan diri kepada kampus, karena kampus merupakan tempat anak-anak kita dididik dan dipersiapkan untuk memasuki dunia kerja,” katanya.

Wali Kota mengakui bahwa lulusan perguruan tinggi masih menghadapi tantangan dalam memperoleh pekerjaan. Terbatasnya jumlah lapangan kerja dibandingkan dengan jumlah pencari kerja menjadi salah satu persoalan yang perlu mendapat perhatian bersama. Selain itu, lulusan perguruan tinggi di Bangka Belitung juga harus bersaing dengan lulusan dari berbagai daerah lainnya.

Saparudin berharap Job Fair tersebut tidak hanya dimanfaatkan oleh mahasiswa dan alumni ISB Atma Luhur, tetapi juga dapat diakses oleh pencari kerja dari perguruan tinggi lain di Pangkalpinang dan sekitarnya. Ia menegaskan, perusahaan yang terlibat dalam kegiatan ini telah melalui proses kurasi oleh Dinas Tenaga Kerja. Dengan demikian, perusahaan yang berpartisipasi merupakan pihak yang benar-benar membutuhkan tenaga kerja.

“Perusahaan yang mengikuti Job Fair ini sudah dikurasi oleh Dinas Tenaga Kerja. Jadi, yang dilibatkan adalah perusahaan yang memang membutuhkan tenaga kerja,” ujarnya.

Lebih lanjut, Pemerintah Kota Pangkalpinang terus berupaya memperluas kesempatan kerja melalui peningkatan investasi serta pengembangan peluang kerja di sektor swasta, badan usaha milik negara (BUMN), dan industri yang beroperasi di wilayah kota.

Pemerintah juga mendorong penyiapan tenaga kerja untuk mengisi peluang kerja di luar negeri. Saparudin menyampaikan bahwa BP3MI telah melaksanakan pelatihan bagi calon pekerja profesional yang dipersiapkan untuk bekerja di Arab Saudi. Program tersebut berlangsung selama enam bulan.

Selain program penempatan tenaga kerja ke luar negeri, pemerintah kota juga menyiapkan 11 paket pelatihan melalui fasilitas balai ketenagakerjaan.

Saparudin meminta agar pelatihan yang diberikan tidak hanya berorientasi pada keterampilan praktis, tetapi juga dilengkapi sertifikasi berstandar nasional agar kompetensi peserta diakui dan dapat dimanfaatkan untuk mencari pekerjaan di berbagai daerah.

“Kita tidak hanya menyiapkan tenaga kerja melalui pendidikan formal, tetapi juga membekali mereka dengan soft skill, kompetensi, dan sertifikasi. Harapannya, mereka akan lebih mudah mendapatkan pekerjaan, baik di Pangkalpinang maupun di daerah lain,” tuturnya.

Melalui Job Fair 2026 serta program pelatihan dan peningkatan kompetensi, Pemerintah Kota Pangkalpinang berharap akses masyarakat terhadap lapangan kerja semakin terbuka dan tenaga kerja lokal semakin siap menghadapi kebutuhan dunia usaha dan industri. (tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *