BANGKA, DAN – Universitas Bangka Belitung (UBB) melakukan penataan organisasi sekaligus memperkuat sumber daya manusia (SDM) dengan melantik 10 dosen untuk mengemban tugas tambahan dan mengangkat 10 tenaga kependidikan (tendik) ke dalam jabatan fungsional. Pada kesempatan yang sama, UBB juga menyerahkan Surat Keputusan (SK) mutasi kepada seorang pegawai negeri sipil (PNS) yang mendapat penugasan sebagai dosen.
Pelantikan dan pengambilan sumpah/janji serta penyerahan SK tersebut berlangsung di Ruang Balai Besar Peradaban (BBP), Kampus Terpadu UBB, pada 4 September 2026. Langkah tersebut menjadi bagian dari penyesuaian organisasi dengan dinamika kebutuhan SDM sekaligus upaya memastikan setiap unit di lingkungan UBB dapat menjalankan tugas dan fungsinya secara optimal.
Rektor UBB Prof. Dr. Ibrahim, M.Si. mengatakan, pengisian sejumlah jabatan, khususnya bagi dosen, merupakan bagian dari rangkaian penyesuaian organisasi. Penataan dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi SDM, termasuk adanya dosen yang sedang menempuh pendidikan maupun yang telah menyelesaikan pendidikan.
“Ini merupakan rangkaian pengisian jabatan, khususnya bagi dosen, dalam rangka penyesuaian organisasi. Kita menyesuaikan dengan kondisi sumber daya manusia kita, karena ada dosen yang sedang melaksanakan kuliah dan ada juga yang sudah selesai kuliah. Tentu ini membutuhkan penyesuaian dalam organisasi dan pembagian tugas,” jelasnya.
Menurut Ibrahim, penyesuaian tersebut diperlukan agar pembagian tugas dan pelaksanaan fungsi di setiap unit berjalan lebih efektif. Penataan SDM diharapkan turut mendukung pelaksanaan pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta pelayanan akademik dan administrasi di lingkungan UBB.
10 Dosen Dapat Tugas Tambahan
Sebanyak 10 dosen mendapat amanah untuk mengemban tugas tambahan pada sejumlah unit strategis di lingkungan UBB. Mereka adalah Dr. Hengky Veru Purbolakseto, S.E., M.A., BKP sebagai Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan; Suhaidar, S.E., M.Si. sebagai Sekretaris Jurusan Ekonomi dan Akuntansi; serta Nur Ahmad Ricky Rudianto, S.Si., M.A. sebagai Koordinator Program Studi S1 Akuntansi.
Selanjutnya, Nurvita Wijayanti, S.S., M.Hum. dipercaya sebagai Ketua Jurusan Pendidikan Keguruan, Bahasa, dan Sastra; Mohammad Agung Nugraha, S.Pi., M.Si. sebagai Koordinator Program Studi S1 Ilmu Kelautan; dan Dr. A. Cery Kurnia, S.H., M.H. sebagai Kepala Laboratorium dan Pusat Bantuan Hukum.
Sementara itu, Dr. Rostiar Sitorus, S.P., M.Si. mendapat amanah sebagai Kepala Unit Penunjang Akademik Perpustakaan; Ave Agave Christina Situmorang, S.H., M.H. sebagai Kepala Pusat Publikasi dan HAKI; Dr. Firlya Rosa, S.ST., M.T. sebagai Kepala Pusat Kurikulum dan Pengembangan Pelajaran; serta Muhamad Hijran, S.Pd., M.Pd. sebagai Kepala Pusat Pengelolaan dan Pengembangan Mata Kuliah Wajib Kurikulum (MKWK).
Rektor menyampaikan ucapan selamat kepada para dosen yang memperoleh tugas tambahan tersebut. Ia meminta seluruh pejabat yang dilantik menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab serta memanfaatkan tugas baru sebagai ruang untuk memberikan kontribusi terbaik bagi kemajuan UBB.
“Selamat kepada para dosen yang mendapatkan tugas tambahan. Selamat bekerja, selamat berkarya, dan selamat berkreasi pada tempat-tempat yang telah ditentukan. Saya berharap amanah yang diberikan ini dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan memberikan kontribusi terbaik bagi Universitas Bangka Belitung,” ujar Ibrahim.
10 Tendik Diangkat ke Jabatan Fungsional
Selain melantik dosen dengan tugas tambahan, UBB mengangkat 10 tenaga kependidikan dalam pengangkatan pertama jabatan fungsional. Pengangkatan tersebut menjadi bagian dari penataan SDM sekaligus pengembangan karier tendik berdasarkan kompetensi dan kebutuhan organisasi.
Sepuluh tenaga kependidikan tersebut terdiri atas Inne Nova Erlinda, A.Md.Kom. sebagai Pranata Sumber Daya Manusia Aparatur; Muhammad Rizqi Yusma, A.Md. sebagai Arsiparis; Agus Fitri Yani, A.Md.Kep. sebagai Pranata Laboratorium Pendidikan; Erlina Saputri, A.Md.Kep. sebagai Pranata Laboratorium Pendidikan; serta Nadia Fatikasari, A.Md.Ak. sebagai Arsiparis.
Berikutnya, Miftahul Janna Ozelly, A.Md. diangkat sebagai Arsiparis; Putri Salsabila, S.T. sebagai Perencana; Mimi Mawaddah, S.Si. sebagai Pranata Laboratorium Pendidikan Ahli Pertama; Nur Solehah, S.K.M. sebagai Pranata Laboratorium Pendidikan; dan Anisah Abram, S.Kep. sebagai Pranata Laboratorium Pendidikan.
Ibrahim mengatakan pengangkatan tersebut membawa konsekuensi terhadap hak dan kewajiban para pegawai yang kini menyandang status sebagai pejabat fungsional. Karena itu, ia meminta seluruh pejabat fungsional menjalankan tugas dengan profesionalisme dan penuh tanggung jawab.
“Bagi tenaga kependidikan, saya juga mengucapkan selamat. Dengan menyandang status sebagai pejabat fungsional, tentu akan ada hak dan kewajiban yang berbeda dibandingkan ketika masih sebagai calon pejabat fungsional atau staf pelaksana. Karena itu, saya berharap status dan jabatan baru ini dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan profesionalisme,” katanya.
Mutasi PNS Perkuat Prodi Akuakultur
Dalam rangkaian kegiatan yang sama, Rektor UBB juga menyerahkan SK mutasi PNS kepada Fitriani, S.Pi., M.Sc. yang sebelumnya bertugas pada Dinas Kelautan dan Perikanan, Sekretariat Daerah Pemerintah Kota Pangkalpinang.
Melalui keputusan mutasi tersebut, Fitriani mendapat penugasan sebagai dosen pada Program Studi Akuakultur, Fakultas Pertanian, Perikanan, dan Kelautan (FPPK) UBB. Kehadirannya diharapkan dapat memperkuat kapasitas SDM pada Program Studi Akuakultur, terutama dalam mendukung pelaksanaan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat di bidang perikanan dan kelautan.
Jabatan sebagai Amanah
Salah satu dosen yang mendapat tugas tambahan, Dr. Firlya Rosa, S.ST., M.T., yang dipercaya sebagai Kepala Pusat Kurikulum dan Pengembangan Pelajaran, menyebut jabatan tersebut sebagai amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Ia berharap dapat memberikan kontribusi terbaik bagi UBB bersama seluruh sivitas akademika.
“Ini bisa disebut amanah, bisa juga disebut musibah. Tapi saya mohon doanya, semoga ini benar-benar menjadi sebuah amanah yang bisa saya jalankan dengan sebaik-baiknya. Mudah-mudahan saya bisa memberikan kontribusi terbaik untuk Universitas Bangka Belitung,” ujar Firlya.
Ia juga berharap seluruh sivitas akademika dapat bekerja bersama untuk mendorong UBB menjadi perguruan tinggi yang semakin maju dan memiliki daya saing lebih luas. Menurutnya, penguatan kolaborasi menjadi bagian penting untuk membawa nama UBB tidak hanya semakin dikenal di tingkat nasional, tetapi juga di tingkat internasional.
“Harapan saya ke depannya, kita bisa bersama-sama membangun Universitas Bangka Belitung menjadi universitas yang lebih baik, semakin dikenal, tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga di tingkat internasional,” katanya.
Rektor UBB menegaskan bahwa setiap jabatan yang diberikan merupakan amanah yang harus dijalankan dengan integritas, profesionalisme, dan semangat kolaborasi. Ia mengingatkan bahwa kemajuan universitas tidak dapat dicapai secara sendiri-sendiri, melainkan membutuhkan dukungan dan kerja sama seluruh unsur di lingkungan UBB.
“Tidak mungkin kita bekerja sendiri-sendiri. Kita harus saling mendukung dan bekerja bersama untuk kemajuan UBB. Setiap jabatan adalah amanah, sehingga mari kita jalankan dengan sebaik-baiknya untuk memberikan kontribusi bagi kemajuan universitas,” kata Ibrahim.
Melalui pelantikan, pengangkatan jabatan fungsional, dan penyerahan SK mutasi tersebut, UBB terus melakukan penataan organisasi dan penguatan SDM sesuai kebutuhan institusi. Langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat efektivitas pelaksanaan tugas, meningkatkan profesionalisme aparatur, serta mendukung pencapaian visi dan kemajuan Universitas Bangka Belitung. (*/ubb.ac.id)















