Nasional & InternasionalOlahraga

Serie A 2026/2027: Inter Diburu, Era Baru Pelatih dan Perang Scudetto Dimulai

×

Serie A 2026/2027: Inter Diburu, Era Baru Pelatih dan Perang Scudetto Dimulai

Sebarkan artikel ini
Sumber Foto: legaseriea.it

ITALIA — Serie A Italia musim 2026/2027 segera bergulir. Sebanyak 20 tim akan kembali bertarung dalam 38 giornata untuk memperebutkan Scudetto, tiket kompetisi Eropa, sekaligus menghindari tiga posisi terbawah.

Menurut Lega Serie A, kompetisi musim baru akan dimulai pada akhir pekan 23 Agustus 2026 dan berakhir pada 30 Mei 2027. Musim ini juga akan diwarnai dua pertandingan tengah pekan, yakni pada 28 Oktober 2026 dan 6 Januari 2027.

Pertandingan pembuka langsung menyajikan sejumlah duel menarik. Inter Milan akan menghadapi tim promosi Monza, Juventus bertandang ke markas Frosinone, Napoli menghadapi Genoa, sementara Milan memulai musim dengan bertandang ke Torino. Roma juga langsung menghadapi Fiorentina.

Namun, sebelum bola bergulir, peta persaingan Serie A sudah mengalami perubahan besar.

Inter Datang sebagai Juara Bertahan

Inter Milan memasuki musim baru dengan status sebagai tim yang harus dikalahkan.

Musim lalu, Cristian Chivu berhasil membawa Nerazzurri menjadi juara Serie A. Keberhasilan tersebut sekaligus menjadi catatan penting karena Chivu menjadi pelatih asing pertama sejak José Mourinho yang mampu membawa Inter meraih Scudetto.

Yang menarik, Inter tidak hanya mengandalkan pengalaman. Salah satu wajah masa depan mereka adalah Francesco Pio Esposito. Penyerang muda tersebut mencatat tujuh gol dan tiga assist pada musim debutnya di Serie A dan mulai dipandang sebagai salah satu aset penting Inter untuk masa depan.

Inter juga melakukan perubahan di posisi penjaga gawang. Setelah era Yann Sommer, klub memilih Ivan Provedel sebagai salah satu figur penting di bawah mistar. Provedel datang dengan pengalaman panjang di Serie A dan pernah meraih penghargaan sebagai penjaga gawang terbaik liga.

Secara kekuatan, Inter masih layak ditempatkan sebagai salah satu favorit utama Scudetto.

Kelebihan mereka terletak pada kontinuitas, struktur permainan yang sudah terbentuk dan kemampuan menggabungkan pemain berpengalaman dengan talenta muda.

Tantangannya adalah bagaimana Chivu mempertahankan konsistensi setelah status Inter berubah dari pengejar menjadi tim yang diburu.

Napoli: Tantangan Terbesar Inter?

Napoli memasuki musim baru dengan perubahan besar di kursi pelatih.

Antonio Conte telah meninggalkan klub dan Napoli menunjuk Massimiliano Allegri sebagai penerusnya. Bagi Allegri, Napoli menjadi klub kelima sepanjang kariernya sebagai pelatih dan kesempatan untuk kembali bersaing di level tertinggi Serie A.

Pergantian Conte ke Allegri akan menarik untuk diamati.

Conte dikenal dengan pendekatan intens, organisasi permainan yang kuat dan tuntutan fisik tinggi. Sementara Allegri memiliki reputasi sebagai pelatih yang lebih pragmatis, adaptif terhadap lawan dan sangat berpengalaman dalam pertandingan bertekanan tinggi.

Dengan status Napoli sebagai salah satu kekuatan utama Italia, pergantian ini tidak otomatis membuat mereka melemah. Justru, pengalaman Allegri dapat menjadi modal besar dalam menghadapi persaingan panjang.

Napoli kemungkinan besar tetap menjadi kandidat serius untuk Scudetto.

Milan Memulai Proyek Baru Bersama Amorim

AC Milan menjadi salah satu klub yang paling menarik untuk diperhatikan musim ini.

Rossoneri menunjuk Rúben Amorim sebagai pelatih baru. Pelatih asal Portugal berusia 41 tahun tersebut datang setelah pengalaman bersama Sporting Lisbon dan Manchester United.

Penunjukan Amorim menunjukkan bahwa Milan ingin membangun identitas baru dengan pendekatan yang lebih modern.

Namun, justru di sinilah tantangan terbesar Milan.

Pelatih baru membutuhkan waktu untuk menerapkan sistem, membangun hubungan dengan pemain dan menemukan komposisi ideal. Karena itu, Milan memiliki potensi besar tetapi juga membawa tanda tanya lebih banyak dibanding Inter.

Jika Amorim mampu menerjemahkan ide permainannya dengan cepat, Milan dapat kembali menjadi penantang serius.

Pertandingan pertama mereka melawan Torino akan menjadi salah satu perhatian pada pekan pembuka.

Juventus: Nama Besar, Tekanan Besar

Juventus tetap menjadi salah satu kandidat kuat, tetapi musim baru juga membawa ekspektasi tinggi.

Luciano Spalletti masih dipercaya melanjutkan pekerjaannya di Turin. Keberlanjutan ini memberikan keuntungan karena Juventus tidak harus memulai dari nol dalam membangun struktur permainan.

Salah satu aset terbesar Juventus adalah Kenan Yildiz.

Pemain muda Turki tersebut mencetak 10 gol dan enam assist pada musim lalu. Ia juga menjadi pemain asing U-21 pertama Juventus yang mampu mencapai dua digit gol dalam satu musim Serie A.

Yildiz menjadi simbol penting proyek Juventus: kombinasi antara pemain muda, kualitas individu dan tuntutan untuk kembali menjadi kekuatan dominan Italia.

Duel pertama Juventus melawan Frosinone akan menjadi pembuka bagi proyek tersebut.

Roma dan Gasperini: Faktor yang Tidak Boleh Diabaikan

AS Roma juga masuk dalam kelompok tim yang patut diperhitungkan.

Gian Piero Gasperini tetap berada di kursi pelatih setelah musim sebelumnya membangun kembali identitas Roma. Pengalaman Gasperini dalam mengembangkan pemain dan membangun sistem permainan membuat Roma memiliki peluang untuk mengganggu persaingan papan atas.

Roma memiliki keuntungan berupa kontinuitas taktik.

Jika Inter, Napoli dan Milan masih menghadapi sejumlah pertanyaan akibat perubahan atau penyesuaian, Roma bisa memanfaatkan stabilitas tersebut untuk mencuri posisi di papan atas.

Laga pertama Roma melawan Fiorentina juga langsung menjadi ujian menarik.

Atalanta Memulai Era Sarri

Atalanta merupakan salah satu klub yang paling menarik dari sisi pergantian pelatih.

Setelah Raffaele Palladino pergi, Atalanta menunjuk Maurizio Sarri.

Ini merupakan pengalaman kelima Sarri sebagai pelatih di Serie A setelah Empoli, Napoli, Juventus dan Lazio. Dengan pengalaman lebih dari 600 poin di kasta tertinggi Italia dan satu Scudetto, Sarri membawa pengalaman besar ke Bergamo.

Atalanta sendiri memiliki identitas yang kuat dalam beberapa musim terakhir.

Pertanyaannya adalah apakah Sarri mampu mempertahankan agresivitas dan intensitas Atalanta sekaligus memasukkan filosofi permainan posisional yang menjadi ciri khasnya.

Jika proses adaptasinya berjalan cepat, Atalanta berpotensi kembali menjadi pengganggu papan atas.

Fiorentina dan Bologna: Dua Tim yang Bisa Mengejutkan

Fiorentina juga memasuki musim baru dengan proyek baru.

Fabio Grosso ditunjuk sebagai pelatih setelah berhasil membawa Sassuolo promosi dan kemudian menjalani musim yang relatif stabil di Serie A. Fiorentina berharap pengalaman tersebut bisa membawa klub kembali ke zona Eropa.

Di bursa transfer, Fiorentina melakukan sejumlah langkah penting.

Radu Drăgușin kembali ke Serie A dari Tottenham, sementara Arthur Atta didatangkan dari Udinese. Atta menjadi salah satu gelandang muda menarik setelah mencatat lima gol dan tiga assist pada musim sebelumnya.

Bologna juga melakukan perubahan besar dengan menunjuk Domenico Tedesco menggantikan Vincenzo Italiano.

Tedesco membawa pengalaman dari Schalke, Spartak Moskwa, RB Leipzig, Fenerbahçe dan tim nasional Belgia. Bologna akan menjadi debutnya di Serie A.

Kedua klub ini berpotensi menjadi penentu dalam perebutan zona Eropa.

Torino dan Sassuolo Memilih Generasi Baru

Torino mempercayakan proyek baru kepada Ignazio Abate, yang baru berusia 39 tahun.

Abate sebelumnya menunjukkan perkembangan menarik sebagai pelatih setelah bekerja di level akademi dan kemudian membawa tim-tim profesional tampil kompetitif. Torino berharap pendekatan energik dan keberanian memberikan ruang kepada pemain muda bisa menghasilkan lompatan performa.

Sementara itu, Sassuolo menunjuk Alberto Aquilani.

Mantan gelandang AS Roma tersebut datang dengan reputasi sebagai salah satu pelatih muda Italia yang sedang berkembang. Aquilani juga dikenal fleksibel secara taktik dan sebelumnya menggunakan sistem 3-4-2-1 dalam periode bersama Catanzaro.

Dua proyek ini mungkin belum berbicara mengenai Scudetto, tetapi bisa menjadi salah satu cerita menarik sepanjang musim.

Lazio Kembali Memanggil Gattuso

Lazio juga melakukan perubahan besar dengan menunjuk Gennaro Gattuso.

Bagi Gattuso, ini merupakan kesempatan kembali ke Serie A setelah lima tahun. Sebelumnya ia pernah menangani Milan dan Napoli sebelum melanjutkan karier ke Valencia, Marseille dan Hajduk Split.

Lazio membutuhkan identitas baru.

Gattuso menawarkan karakter, intensitas dan mentalitas kompetitif. Tantangannya adalah apakah pendekatan tersebut mampu diterjemahkan menjadi konsistensi sepanjang musim.

Peta Kekuatan Serie A 2026/2027

Jika melihat kualitas skuad, kontinuitas, pengalaman pelatih dan perubahan yang dilakukan sepanjang musim panas, persaingan Serie A 2026/2027 dapat dipetakan dalam beberapa lapisan.

Favorit Scudetto:

  • Inter Milan
  • Napoli
  • Juventus
  • AC Milan

Penantang zona Champions/Eropa:

  • Roma
  • Atalanta
  • Fiorentina
  • Bologna
  • Lazio

Kuda hitam:

  • Como
  • Parma
  • Torino

Pertarungan bertahan di Serie A:

  • Frosinone
  • Venezia
  • Monza
  • Cagliari
  • Lecce
  • Udinese

Pemetaan tersebut tentu bukan prediksi klasemen final. Pergerakan bursa transfer, cedera, jadwal kompetisi Eropa dan performa pemain akan sangat menentukan.

Bursa Transfer Mengubah Peta Persaingan

Salah satu hal yang membuat Serie A musim ini menarik adalah banyak klub melakukan perombakan skuad.

Fiorentina misalnya, mendatangkan Drăgușin dan Arthur Atta. Atalanta mengambil Gianluca Gaetano sebagai bagian dari proyek baru Sarri. Torino mendapatkan Gaetano Oristanio, sementara Venezia menjadi salah satu klub yang paling aktif dengan sejumlah tambahan seperti Thierry Rendall Correia dan Albion Rrahmani.

Inter memilih Provedel sebagai penerus Sommer di posisi penjaga gawang.

Transfer-transfer tersebut menunjukkan satu kecenderungan penting: klub Serie A tidak hanya mencari nama besar, tetapi juga pemain yang sesuai dengan sistem dan kebutuhan proyek masing-masing.

Sembilan Klub Berganti Pelatih

Perubahan terbesar Serie A musim ini justru terlihat di sisi pelatih.

Lega Serie A mencatat sembilan klub mengganti pelatih dibanding musim sebelumnya, sementara empat nama menjadi wajah baru di Serie A: Domenico Tedesco, Rúben Amorim, Alberto Aquilani dan Ignazio Abate.

Sebanyak 11 pelatih lainnya melanjutkan pekerjaan mereka, termasuk Chivu di Inter, Spalletti di Juventus, Gasperini di Roma dan Cesc Fàbregas di Como.

Menariknya, 11 dari 20 pelatih Serie A musim ini berusia di bawah 50 tahun.

Ini menunjukkan perubahan generasi yang cukup jelas di sepak bola Italia.

Serie A yang selama beberapa dekade identik dengan pelatih-pelatih berpengalaman kini mulai memberikan ruang lebih besar kepada generasi baru.

Serie A Memasuki Era Kompetitif Baru

Musim 2026/2027 bukan sekadar kelanjutan kompetisi.

Ini adalah musim ketika sejumlah klub besar melakukan perubahan besar secara bersamaan.

Inter mencoba mempertahankan mahkota bersama Chivu. Napoli memulai era Allegri. Milan membuka proyek Amorim. Atalanta memasuki era Sarri. Lazio memanggil kembali Gattuso. Bologna mempercayakan proyeknya kepada Tedesco. Sementara klub-klub seperti Torino, Sassuolo dan Fiorentina mencoba membangun fondasi baru melalui pelatih generasi berikutnya.

Karena itu, persaingan Scudetto musim ini kemungkinan tidak hanya ditentukan oleh siapa yang memiliki pemain terbaik.

Kemampuan beradaptasi akan menjadi faktor utama.

Inter memiliki keuntungan berupa kontinuitas. Napoli memiliki pengalaman Allegri. Juventus membawa stabilitas dan talenta seperti Yildiz. Milan memiliki proyek baru bersama Amorim. Roma dan Atalanta bisa menjadi pengganggu serius.

Dan di belakang mereka, klub-klub seperti Fiorentina, Bologna, Lazio hingga Como siap mengambil keuntungan jika para kandidat utama kehilangan momentum.

Dengan pertandingan pertama dijadwalkan pada akhir pekan 23 Agustus, panggung Serie A 2026/2027 segera dibuka.

Scudetto masih milik Inter. Tetapi untuk mempertahankannya, Chivu harus melewati liga yang tampaknya akan jauh lebih sulit diprediksi dibanding musim sebelumnya.

Sumber utama: Lega Serie A — kalender resmi musim 2026/2027, daftar pelatih, pertandingan giornata pertama, serta perkembangan mercato Serie A.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *