PANGKALPINANG, DAN – Pemerintah Kota Pangkalpinang secara resmi melepas 291 calon jemaah haji tahun 1447 Hijriah dalam sebuah prosesi di Masjid Kubah Timah, Kamis (30/4/2026). Pelepasan ini menjadi momentum penting sekaligus pengingat akan panjangnya masa tunggu haji yang mencapai 15 hingga 20 tahun di daerah tersebut.
Wali Kota Pangkalpinang, Prof. Saparudin yang memimpin langsung acara tersebut, menekankan bahwa keberangkatan para jemaah merupakan panggilan istimewa dari Allah SWT. Ia mengingatkan agar kesempatan tersebut dimanfaatkan secara optimal, tidak hanya untuk menjalankan rangkaian ibadah secara fisik, tetapi juga memperkuat kualitas spiritual.

“Pertama sekali, kita harus bersyukur kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala yang telah memanggil Bapak-Ibu ke Tanah Suci. Manfaatkanlah ibadah haji ini dengan sebaik-baiknya,” ujarnya.
Menurut Wali Kota, esensi ibadah haji terletak pada perubahan sikap dan kepribadian setelah kembali ke Tanah Air. Ia berharap para jemaah mampu menjadi pribadi yang lebih sabar, ikhlas, serta membawa dampak positif bagi lingkungan sosialnya, termasuk keluarga dan masyarakat sekitar.

Selain itu, Prof. Saparudin juga mengingatkan pentingnya menjaga etika selama berada di Tanah Suci, terutama di area masjid utama. Ia secara khusus menyoroti larangan melakukan aktivitas komunikasi seperti video call di dalam Masjidil Haram maupun Masjid Nabawi.
“Kalau mau video call atau telepon ke keluarga, di luar masjid saja. Jangan di dalam lingkungan masjid karena itu sudah ada peringatannya,” tegasnya.

Acara pelepasan turut dihadiri Wakil Wali Kota Pangkalpinang, Dessy Ayutrisna, unsur Forkopimda, serta sejumlah tokoh daerah. Kehadiran perwakilan dari daerah lain, termasuk Wakil Bupati Bangka Tengah yang juga tergabung sebagai calon jemaah, menunjukkan sinergi lintas wilayah dalam penyelenggaraan ibadah haji tahun ini.
Pelepasan jemaah juga diisi dengan doa dan pembekalan spiritual yang dipimpin oleh Al-Mukarram Bin Haji Muhammad Daniel Nafis dari Jakarta. Di akhir kegiatan, Wali Kota secara resmi melepas rombongan dengan doa agar seluruh jemaah diberikan keselamatan serta kembali ke tanah air sebagai haji yang mabrur dan mabrura. (*/tim)














