Pangkalpinang

Babel Raih Penghargaan Nasional Atas Pertumbuhan Ekonomi Non-Pertambangan

×

Babel Raih Penghargaan Nasional Atas Pertumbuhan Ekonomi Non-Pertambangan

Sebarkan artikel ini

JAKARTA, DAN – Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) meraih penghargaan nasional untuk kategori Pertumbuhan Ekonomi Non-Pertambangan Tingkat Provinsi pada Malam Apresiasi Kinerja Pemerintahan Daerah 2025 yang digelar Kementerian Dalam Negeri di Hotel Borobudur Jakarta, Senin (1/12/2025). Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Gubernur Hidayat Arsani mewakili Pemerintah Provinsi Babel.

Penghargaan ini diberikan atas capaian pertumbuhan ekonomi non-pertambangan Babel sebesar 3,32% CTC pada Semester I 2025, jauh lebih tinggi dibandingkan rata-rata kelompok yang mengalami kontraksi 21,93%. Capaian ini menjadi bukti keberhasilan diversifikasi ekonomi Babel melalui penguatan sektor jasa, perdagangan, dan industri pengolahan.

Dua daerah di Babel juga mencatat prestasi serupa. Kabupaten Bangka Tengah membukukan pertumbuhan 8,35% CTC, sementara Kota Pangkalpinang mencapai 11,95% CTC. Kota Pangkalpinang bahkan meraih penghargaan tambahan pada kategori Perbaikan Akses dan Kualitas Pelayanan Kesehatan Fiskal Rendah, dengan indikator peningkatan layanan kesehatan 96,49%, layanan cek kesehatan gratis 96,5%, serta penerapan sistem layanan primer terintegrasi di seluruh puskesmas.

Penghargaan ini merupakan hasil proses penilaian nasional yang berlangsung beberapa bulan, melibatkan riset lapangan, verifikasi data lintas kementerian, forum diseminasi, hingga dialog multipihak. Tahun ini, penilaian menjangkau 38 provinsi, 415 kabupaten, dan 93 kota, sebelum menetapkan 19 provinsi, 19 kabupaten, dan 19 kota sebagai penerima penghargaan terbaik.

Direktur Utama Tempo Media Group, Arif Zulkifli menyebut, penilaian tahun ini penuh tantangan mengingat besarnya data yang diolah dari Kemendagri, Kemenaker, Kemendikdasmen, dan Kemenkes.

“Tantangannya adalah mengolah data yang sangat beragam menjadi tolok ukur yang adil, transparan, dan terukur,” ujarnya.

Dalam video apresiasi, Presiden Prabowo Subianto menyoroti sepuluh bulan pertama tahun 2025 sebagai periode penuh karya dan prestasi. Mendagri Tito Karnavian turut menekankan pentingnya inovasi daerah dan terobosan pelayanan publik untuk mempercepat kesejahteraan masyarakat.

Gubernur Babel, Hidayat Arsani menyampaikan bahwa penghargaan ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh perangkat pemerintah dan pemangku kepentingan di Babel. Ia menegaskan perlunya menjaga momentum perbaikan ekonomi non-pertambangan dan peningkatan kualitas layanan dasar.

“Penghargaan ini menjadi pengingat agar kita terus mendorong kebijakan yang berdampak langsung bagi masyarakat,” ujarnya.

Acara ditutup dengan sesi foto bersama jajaran kementerian, Dewan Juri, dan seluruh penerima penghargaan sebagai bentuk komitmen memperkuat tata kelola pemerintahan daerah dan mendukung pembangunan nasional yang berkelanjutan. (*/red) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *