Bangka SelatanBisnis & PariwisataDaerah

Gubernur Babel Tinjau Cepat Dermaga Rusak di Pulau Kelapan Usai Viral di Medsos

×

Gubernur Babel Tinjau Cepat Dermaga Rusak di Pulau Kelapan Usai Viral di Medsos

Sebarkan artikel ini

BANGKA SELATAN, DAN  – Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Hidayat Arsani bergerak cepat menindaklanjuti viralnya kondisi dermaga rusak di Pulau Kelapan yang diunggah melalui akun TikTok Citra Bahari Kelapan Island. Ia langsung turun ke lokasi untuk melakukan peninjauan, didampingi Wakil Bupati Bangka Selatan Debby, Kepala Dinas PUPRPRKP Babel Jantani, serta sejumlah pejabat lainnya pada Selasa (25/11/2025).

“Kita hadir di sini bersama Bu Wabup untuk melihat secara langsung kondisi jembatan rusak yang sebelumnya viral di medsos, dan ini akan kami proses. Kami datang ke sini ingin memperbaiki jembatan ini,” ujar Gubernur Hidayat.

Dalam kunjungan tersebut, Gubernur Hidayat juga mendengarkan keluhan warga Pulau Kelapan. Warga menyampaikan bahwa jembatan yang rusak merupakan jalur vital bagi mobilitas masyarakat dan distribusi barang. Aktivitas keseharian penduduk sangat bergantung pada akses dermaga tersebut sehingga kerusakan yang terjadi berdampak langsung pada roda perekonomian setempat.

Wabup Bangka Selatan, Debby menyampaikan apresiasi atas kehadiran Gubernur yang merespons cepat persoalan ini. Ia berharap peninjauan tersebut dapat segera ditindaklanjuti dengan perbaikan sehingga manfaatnya langsung dirasakan masyarakat.

“Alhamdulillah kami kedatangan Bapak Gubernur yang langsung meninjau ke lokasi dermaga sebagaimana yang kita lihat viral di medsos akhir-akhir ini. Hari ini Pak Gubernur merespon cepat, melihat langsung kondisi real di lapangan. Kita doakan dengan kehadiran Pak Gubernur dapat membawa manfaat dan adanya perbaikan, sehingga menjadi jembatan yang layak untuk dilewati,” ujar Wabup Debby.

Bunga, Kepala Dusun Pulau Kelapan, turut mengucapkan terima kasih atas perhatian pemerintah provinsi. Ia berharap perbaikan dermaga dapat segera direalisasikan demi menunjang akses masyarakat pulau. (*/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *