PANGKALPINANG, DAN – Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Pemprov Babel) menegaskan dukungannya terhadap pengamanan Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) I dengan memperkuat sarana, prasarana, serta kerja sama dengan TNI AL. Hal ini disampaikan Penjabat Sekretaris Daerah (Pj. Sekda) Babel, Fery Afriyanto, saat memberikan pembekalan kepada 123 Perwira Siswa Pendidikan Reguler Sekolah Staf dan Komando Angkatan Laut (Pasis Dikreg Seskoal) Angkatan ke-64, Senin (29/9/2025).
Dalam pembekalan bertema “Pemberdayaan Potensi Sumber Daya Nasional Guna Menghadapi Ancaman Militer di ALKI I dalam Rangka Mendukung Pertahanan Negara di Laut”, Fery memaparkan profil Babel, potensi maritim, serta arah kebijakan pembangunan daerah di bidang pertahanan dan keamanan.
“Pemprov Babel terus mendukung pertahanan dan keamanan dengan mengembangkan infrastruktur pertahanan, membangun kerja sama dengan TNI AL, memberdayakan masyarakat pesisir, serta siap siaga menghadapi ancaman di ALKI I,” ujarnya.
Babel juga telah menyiapkan sejumlah fasilitas untuk mendukung operasi militer, mulai dari kapal patroli di Pulau Bangka dan Pulau Belitung, senjata air softgun, aparat pengawas perikanan, polisi khusus pesisir, hingga Kelompok Masyarakat Pengawas (Pokmaswas). Pelabuhan di kedua pulau juga disebut dapat difungsikan untuk operasi militer bila diperlukan.
Selain potensi strategis maritim, Fery memaparkan kondisi sosial-ekonomi Babel. Meski Indeks Pembangunan Manusia (IPM) 2024 masih di bawah rata-rata nasional dengan angka 74,55, persentase kemiskinan dan pengangguran justru lebih rendah dibandingkan nasional, masing-masing 5,08 persen dan 4,63 persen.
Acara ini digelar secara teleconference dan diikuti oleh 116 Pasis TNI AL, 3 Pasis TNI AD, serta 4 Pasis TNI AU. (*/red)













