PANGKALPINANG, DAN – Kunjungan kerja Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDT) RI, Yandri Susanto bersama Jaksa Agung Muda Intelijen (Jamintel) Kejaksaan Agung RI, Reda Manthovani ke Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Kamis (3/7/2025), menjadi momentum penting memperkuat sinergi antar lembaga pusat dan daerah dalam upaya pembangunan desa dan penegakan hukum. Kedua pejabat tinggi negara tersebut tiba di Bandara Depati Amir Pangkalpinang sekitar pukul 12.11 WIB dan disambut langsung oleh Gubernur Babel, Hidayat Arsani, bersama jajaran Forkopimda dan para kepala OPD Pemprov Babel. Prosesi penyambutan dilakukan secara adat Melayu dengan pengalungan syal dan pemasangan destar sebagai bentuk penghormatan.
Dalam sambutannya, Gubernur Hidayat menegaskan bahwa kunjungan ini menjadi penguat sinergitas kelembagaan yang sangat dibutuhkan dalam mendorong pembangunan daerah. Ia menyebut kehadiran Mendes dan Jamintel merupakan bentuk dukungan nyata dari pemerintah pusat terhadap upaya peningkatan kapasitas desa dan kolaborasi penegakan hukum.
“Kami menyambut hangat kehadiran Pak Menteri Desa dan Pak Jamintel di Bumi Serumpun Sebalai. Sinergitas antar lembaga harus semakin kuat, khususnya dalam mendukung pembangunan yang berkeadilan di tingkat desa,” ujar Hidayat.
Menteri Yandri dalam kunjungannya turut meresmikan Koperasi Merah Putih di Desa Namang, Kabupaten Bangka Tengah. Koperasi ini diharapkan menjadi instrumen pemberdayaan ekonomi masyarakat desa serta mendukung program nasional seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), dengan memanfaatkan potensi lokal desa sebagai penyedia bahan pangan.
“Koperasi harus menjadi milik masyarakat dan dikelola secara sehat. Kita ingin masyarakat terbebas dari jeratan rentenir dan memiliki akses ekonomi yang aman, adil, dan berpihak,” tegas Yandri saat memberikan sambutan di Desa Namang.
Sementara itu, Jamintel Reda Manthovani menghadiri penandatanganan Nota Kesepahaman antara Pemerintah Kabupaten/Kota se-Babel dengan Kepala Kejaksaan Negeri se-Wilayah Hukum Kejati Babel. Kerja sama ini menjadi bentuk komitmen penegakan hukum dan pengawasan terhadap program-program pembangunan di daerah.
Di akhir rangkaian kegiatan, Gubernur Hidayat secara langsung melepas kepulangan Menteri Yandri dan rombongan di Terminal VIP Bandara Depati Amir. Ia menyampaikan apresiasi tinggi atas perhatian Menteri terhadap desa-desa di Babel serta komitmen mendorong kemandirian desa melalui ekonomi lokal yang kuat.
“Kehadiran Bapak Menteri adalah semangat baru dalam pemberdayaan desa. Ini menjadi penguatan bagi kami untuk terus mendorong pengelolaan kelembagaan desa yang profesional dan berpihak kepada rakyat,” ucap Gubernur Hidayat.
Ia juga mengajak para bupati dan wali kota di Babel agar lebih responsif terhadap peluang program dari pemerintah pusat. Menurutnya, kolaborasi lintas pemerintahan adalah kunci keberhasilan dalam membangun desa sebagai fondasi pembangunan nasional.
Menutup kunjungan tersebut, Menteri Yandri pun menegaskan pentingnya sinergi pusat dan daerah untuk menjamin keberhasilan program pemberdayaan. “Desa adalah fondasi pembangunan bangsa. Maka sinergi lintas level pemerintahan menjadi sangat penting untuk memastikan program-program benar-benar dirasakan langsung oleh masyarakat,” pungkasnya.
Kunjungan ini tidak hanya menjadi simbol kehormatan, tetapi juga titik awal dari penguatan kolaborasi yang lebih terstruktur dan berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat desa di Babel. (*/red)













