PANGKALPINANG, DAN – PT Timah Tbk kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pertumbuhan ekonomi lokal dengan menyalurkan dana sebesar Rp1,5 miliar untuk modal kerja pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di wilayah operasionalnya. Dana tersebut disalurkan melalui Program Pendanaan Usaha Mikro Kecil (PUMK) pada kuartal pertama tahun 2025.
Tak hanya memberikan akses permodalan, PT Timah juga mendorong mitra binaannya agar mampu naik kelas. Pada triwulan pertama 2025, tercatat empat UMKM mitra binaan perusahaan berhasil naik kelas setelah memenuhi sejumlah kriteria pertumbuhan usaha.
Kriteria yang dimaksud antara lain meliputi peningkatan jumlah tenaga kerja, kenaikan nilai pinjaman, peningkatan kapasitas produksi, pertumbuhan omzet, serta kemampuan memperluas pasar hingga ke luar kota atau bahkan mancanegara. Beberapa UMKM juga berhasil meraih sertifikasi nasional maupun internasional sebagai bentuk peningkatan daya saing.
Program pendanaan ini bukan hal baru bagi PT Timah. Sejak tahun 2000, perusahaan telah aktif menyalurkan dukungan modal kepada ribuan pelaku UMKM dari berbagai sektor seperti industri kreatif, kuliner, jasa, pertanian, perikanan, kerajinan, dan lainnya.
Anggota Holding Industri Pertambangan Indonesia (MIND ID) ini tidak hanya menyalurkan dana, tetapi juga memberikan pembinaan dan pendampingan berkelanjutan. PT Timah rutin menggelar pelatihan bagi UMKM, mulai dari strategi bisnis, branding produk, penyusunan laporan keuangan digital, hingga pemasaran digital melalui toko online.
Pelatihan-pelatihan tersebut sejalan dengan agenda pemerintah dalam mendorong transformasi UMKM agar semakin adaptif terhadap tantangan zaman, khususnya di era digitalisasi yang kian pesat.
“UMKM adalah tulang punggung perekonomian nasional. Melalui akses permodalan yang lebih mudah, perusahaan ingin membantu mereka memperluas usaha, membuka lapangan kerja baru, dan memperkuat struktur ekonomi masyarakat lokal,” ujar Department Head Corporate Communication PT Timah, Anggi Siahaan.
Anggi menambahkan, dukungan ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan PT Timah dalam menciptakan dampak sosial nyata serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif di wilayah operasional perusahaan.
“Dengan UMKM tumbuh, maka ekonomi lokal juga akan tumbuh. Inilah semangat kolaboratif yang ingin terus perusahaan kembangkan. Kami berharap PT Timah dapat menjadi mitra strategis dalam penguatan ekosistem UMKM dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata dan berkelanjutan,” tutup Anggi. (*/timah.com)













