TAK sekadar mengeksplorasi dan mengelola sumber daya alam berupa timah, PT Timah Tbk juga aktif menumbuhkan harapan dan menanamkan nilai keberlanjutan di tengah masyarakat melalui Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM).
Sebagai anggota holding industri pertambangan MIND ID, PT Timah terus berkomitmen menghadirkan program yang menyentuh berbagai sektor, mulai dari ekonomi, kesehatan, pendidikan, pertanian, budaya, pemberdayaan perempuan, hingga pelestarian lingkungan. Tujuannya satu, yaitu membangun kemandirian masyarakat di wilayah operasional perusahaan.
“Perusahaan berkomitmen untuk melaksanakan program yang terintegrasi, mendorong masyarakat agar mandiri dengan mengembangkan potensi yang dimiliki,” ujar Department Head Corporate Communication PT Timah, Anggi Siahaan.
Di sektor pendidikan, PT Timah menjalankan program Pemali Boarding School, yaitu beasiswa pendidikan bagi pelajar berprestasi. Program ini menjadi sarana untuk mencetak generasi muda yang cerdas, tangguh, dan berdaya saing.
Sementara itu, dalam sektor kesehatan, PT Timah menghadirkan layanan Mobil Sehat yang sejak tahun 2020 telah menjangkau ribuan warga, bahkan hingga ke daerah terpencil.
“Kami berkomitmen untuk terus mendengarkan kebutuhan masyarakat dan menyesuaikan program agar benar-benar tepat sasaran,” tambah Anggi.
Kemudian, sejak 2023, PT Timah membina GAPOKTAN Sinar Baru di Kabupaten Bangka Selatan untuk mengembangkan pertanian cabai dalam skala besar. Langkah ini tidak hanya mendukung ketahanan pangan, tetapi juga memperkuat ekonomi lokal.
“PT Timah sudah memberi dukungan berupa modal usaha dan juga pendampingan teknis atau penyuluhan sejak 2023, dan semenjak itu hasil panen kami bertambah dan kualitasnya meningkat,” ujar Ketua GAPOKTAN Sinar Baru, Amir.
GAPOKTAN ini mengelola lahan seluas 5.000 meter persegi dan telah menanam ribuan pohon cabai. Panen ratusan kilogram cabai menjadi bukti nyata hasil dari sinergi yang baik antara perusahaan dan petani lokal.
“PT Timah tidak hanya memberikan bantuan bibit unggul dan sarana pertanian, tetapi juga pendampingan teknis serta pelatihan manajemen usaha tani,” katanya.
“Dengan adanya dukungan ini, para petani dapat mengelola lahan lebih optimal, meningkatkan hasil panen, dan memperkuat ekonomi masyarakat sekitar,” lanjutnya.
Program pertanian ini juga mendukung Asta Cita Presiden Prabowo dalam mewujudkan swasembada pangan nasional.
PT Timah juga turut berperan dalam pelestarian budaya dengan menggandeng Lembaga Adat Mapur untuk membangun dan mengembangkan Kampong Adat Gebong Memarong di Dusun Air Abik, Kabupaten Bangka. Dukungan ini mencerminkan kepedulian terhadap pelestarian kearifan lokal dan identitas budaya masyarakat adat.
Tak ketinggalan, di bidang lingkungan, PT Timah secara konsisten melakukan penanaman mangrove bersama masyarakat untuk menjaga ekosistem di kawasan pesisir.
Kolaborasi Menuju Keberlanjutan
Program PPM yang dijalankan PT Timah tidak hanya berorientasi pada bantuan sesaat, tetapi lebih jauh diarahkan untuk membangun kemandirian dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Kami berkomitmen untuk terus mendengarkan kebutuhan masyarakat dan menyesuaikan program agar benar-benar tepat sasaran,” tegas Anggi sekali lagi, memperkuat filosofi keberlanjutan yang menjadi landasan setiap program sosial perusahaan.
PT Timah membuktikan bahwa pertambangan yang berkelanjutan bukan hanya soal hasil tambang, tetapi tentang bagaimana hasil tersebut bisa menjadi pijakan bagi masyarakat untuk tumbuh dan berkembang bersama. (*/timah.com)














