PANGKALPINANG, DAN – Dua kios di Jalan Jembatan 12, Kel. Kacang Pedang, Kec. Gerunggang ludes dilalap api, Sabtu (25/01/25) dini hari. Kebakaran yang dialami korban Syaiful Rahman (46), pemilik kios kelotong dan korban Budi Ja’far (42), pemilik konter servis HP diduga berasal dari percikan api sepeda motor milik korban Syaiful.
Awal mula kejadian diketahui penjual nasi goreng, Bambang yang berjualan tak jauh dari tempat kejadian. Sekitar pukul 01.40, dia melihat adanya kobaran api yang keluar dari motor terparkir di teras kios milik Syaiful.
“Setelah itu ada dua orang menarik motor yang terbakar dan api mulai membesar dan merambat ke dalam kios,” ujarnya.
Kemudian, Bambang berinisiatif menelpon petugas Damkar Kota Pangkalpinang. Salah satu rekannya juga bergegas melapor ke Pos Damkar Tampuk Pinang Pura. Dua unit mobil Damkar berhasil pun datang dan berhasil memadamkan kebakarang kurang lebih selama 1 jam.
Saat sebelum kejadian, pemilik kios, Syaiful Rahman menerangkan bahwa dia sudah terlelap. Istrinya yang membangunkan dan memberitahunya bahwa ada api yang menyala di luar teras rumah mereka.
Syaifil berupaya mengambil air dengan maksud memadamkan api tersebut. Dia menuju pintu teras rumah karena pintu tersebut merupakan satu akses (masuk dan keluar) kios.
“Saya siramkan air menggunakan ember sebanyak 2 (dua) kali dan karena api semakin membesar, saya membobol dinding belakang (seng dan Triplek) rumah saya untuk menyelamatkan diri dan keluarga,” katanya.
Dari kejadian ini, harta benda Syaiful hangus terbakar, berupa 2 unit sepeda motor, 3 unit HP, Uang Tunai ± Rp30.000.000, Tabung Gas 3 kg 16 Buah, Kompor 2 buah, TV, Kulkas, Lemari pakaian, dan barang jualan. Total kerugian yang dialami Syaiful ditaksir Rp100 juta.
Sementara, pemilik konter HP di sebelah kios Syaiful, yaitu Budi Ja’far menerangkan bahwa dia sudah pulang ke rumahnya yang berada di Kacang Pedang sekitar pukul 01.30 WIB. Setelah 30 menit berada di rumah, dia dihubungi temannya yang memberitahu bahwa kios di sebelah konternya terbakar.
“Saya mengecek ke dalam konter saya bahwa alat-alat milik saya seperti alat servis HP dan HP bekas yang rusak terbakar dan kerugian saya alami kurang lebih Rp7-8 juta,” ujarnya.
Kapolsek Gerunggang, AKP Edi Purwanto mengatakan bahwa kebakaran diduga adanya percikan api yang keluar dari motor Vario pemilik kios (Syaiful Rahman). Polisi pun masih mendalami kejadian kebakaran ini.
“Usai dapat laporan kejadian, tim kita langsung turun melakukan pemeriksaan dan olah TKP. Kasusnya masih didalami, diduga dari korsleting percikan dari sepeda motor,” pungkasnya. (red)













