PANGKALPINANG, DAN – Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Pemprov Babel) menyalurkan santunan duka kepada keluarga almarhum Abdi Yulianto, guru olahraga SMK Negeri 1 Pangkalpinang yang meninggal dunia pada 29 Agustus 2025. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Asisten III Bidang Administrasi Umum, Yunan Helmi, mewakili Gubernur Babel Hidayat Arsani, di kediaman keluarga almarhum, Jumat (19/9/2025) pagi.
Dalam kesempatan itu, Pemprov Babel memberikan santunan sebesar Rp5 juta dari KORPRI Babel dan Rp2,15 juta dari ASN Peduli.
“Kami menyampaikan turut berdukacita yang mendalam kepada keluarga yang ditinggalkan. Kehadiran kami bukan hanya untuk menyerahkan bantuan, tetapi juga sebagai bentuk kepedulian pemerintah yang ikut merasakan duka. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban keluarga,” ujar Yunan Helmi.
Abdi Yulianto wafat pada usia 49 tahun setelah berjuang melawan sakit ginjal selama satu setengah tahun. Ia meninggalkan seorang istri, Indah Yulia Sari, dan dua anak perempuan. Menurut sang istri, almarhum telah menjalani berbagai pengobatan termasuk cuci darah sebelum tutup usia.
Kepala SMKN 1 Pangkalpinang, Johan mengungkapkan rasa kehilangan mendalam atas kepergian Abdi. Ia menyebut almarhum sebagai sosok guru yang berdedikasi, aktif mendampingi siswa, dan sering menjadi juri dalam berbagai perlombaan olahraga.
“Almarhum sangat profesional dan tidak pernah mengeluh. Kami merasa sangat kehilangan atas kepergiannya,” kata Johan.
Sementara itu, Indah Yulia Sari menyampaikan terima kasih atas perhatian Pemprov Babel.
“Kami sekeluarga sangat bersyukur dan berterima kasih atas kepedulian KORPRI dan ASN Peduli. Di tengah duka yang kami alami, perhatian ini sangat berarti,” ujarnya. (*/red)













