PANGKALPINANG, DAN – Sebanyak 393 koperasi di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyatakan kesiapannya bergabung dengan program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Hal ini mendapat apresiasi dari Menteri Koperasi dan UKM, Budi Arie yang menilai Babel serius mendukung upaya pemberdayaan koperasi sebagai penggerak ekonomi rakyat.
Komitmen tersebut terungkap dalam laporan Deputi Bidang Usaha Mikro Kemenkop UKM, Riza Adha Damanik saat pembukaan KUKM Fest 2025 di Halaman Kantor Gubernur Babel, Selasa (15/7/2025). Kegiatan ini sekaligus menandai peringatan Hari Koperasi ke-78 yang mengusung semangat kebangkitan ekonomi kerakyatan.
“Koperasi hadir untuk melatih kewirausahaan masyarakat. Semoga program ini membawa manfaat bagi seluruh rakyat, tanpa terkecuali,” ujar Menteri Budi Arie.
Ia menyampaikan harapan agar Babel menjadi provinsi yang mampu melahirkan koperasi-koperasi unggulan berbasis desa dan kelurahan. Menurutnya, koperasi bukan sekadar lembaga biasa, melainkan menyangkut hajat hidup orang banyak.
“Semoga Bangka Belitung menjadi Provinsi yang menghasilkan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang memberikan manfaat terbaik bagi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat,” imbuhnya.
Selain itu, Menkop juga menyoroti peran aktif UMKM dan koperasi di Babel dalam menopang ekonomi daerah. Beberapa sektor unggulan yang disebutkan antara lain perikanan, pertanian, kuliner, kerajinan berbasis kearifan lokal, hingga ekonomi kreatif, khususnya sektor pariwisata.
Pembukaan KUKM Fest 2025 ditandai dengan pemukulan gong sebanyak tiga kali oleh Menteri Budi Arie, didampingi Gubernur Babel Hidayat Arsani dan Deputi Riza Adha Damanik. Usai pembukaan, rombongan melanjutkan agenda dengan meninjau stand-stand peserta yang menampilkan produk koperasi dan UMKM lokal. (*/red)













