PANGKALPINANG, DAN – PT Timah Tbk menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kinerja produksi dan pengamanan Izin Usaha Pertambangan (IUP) melalui Town Hall Meeting yang digelar secara hybrid dari Graha Timah Pangkalpinang, Jumat (4/7/2025). Agenda ini menjadi momentum manajemen untuk menyatukan visi bersama karyawan dan anak perusahaan dalam menghadapi tantangan operasional ke depan.
Direktur Utama PT Timah, Restu Widiyantoro, menekankan bahwa pengamanan wilayah konsesi menjadi prioritas utama, di samping peningkatan produksi dan hilirisasi. Ia menargetkan setidaknya sepertiga dari wilayah IUP dapat diamankan secara efektif untuk mendukung kelangsungan operasional perusahaan.
“Kita harus mengamankan minimal satu per tiga wilayah IUP, meningkatkan kinerja produksi, dan fokus pada hilirisasi. Tiga hal ini adalah kunci untuk mencapai target dan berkontribusi optimal bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” ujar Restu di hadapan seluruh jajaran perusahaan.
Dalam upaya pengamanan IUP, PT Timah menjalin kerja sama erat dengan Aparat Penegak Hukum (APH) guna memperkuat pengawasan dan perlindungan wilayah tambang dari aktivitas ilegal maupun gangguan eksternal lainnya. Strategi ini diharapkan mampu menciptakan stabilitas operasional jangka panjang.
Town Hall Meeting ini juga dihadiri oleh jajaran direksi PT Timah, yaitu Direktur Operasi dan Produksi Nur Adi Kuncoro, Direktur SDM Andi Seto Gadhista Asapa, Direktur Pengembangan Usaha Suhendra Yusuf Ratuprawiranegara, dan Direktur Keuangan serta Manajemen Risiko Fina Eliani.
Selain penyampaian strategi, manajemen juga memberikan penghargaan kepada 65 personel terbaik yang dinilai berkontribusi signifikan dalam pengamanan area produksi. Penghargaan khusus turut diberikan kepada Kapal Isa, sebagai bentuk apresiasi terhadap dedikasi tinggi dalam menjaga aset perusahaan.
Melalui forum ini, manajemen berharap seluruh insan PT Timah dapat memperkuat kolaborasi dan memiliki semangat yang sama dalam menjalankan transformasi perusahaan. Penyelarasan strategi, kata Restu, menjadi kunci untuk memperkuat daya saing PT Timah di tengah dinamika industri pertambangan nasional. (*/timah.com)













