AdvertorialPangkalpinang

Pemkot Pangkalpinang Dukung Beasiswa Baznas untuk 433 Siswa, Bantuan Capai Rp155,9 Juta

×

Pemkot Pangkalpinang Dukung Beasiswa Baznas untuk 433 Siswa, Bantuan Capai Rp155,9 Juta

Sebarkan artikel ini

PANGKALPINANG, DAN – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Pangkalpinang menyalurkan bantuan Beasiswa Cendekia kepada 433 siswa tingkat SD/MI dan SMP/MTs yang berhak menerima zakat. Total bantuan yang disalurkan mencapai Rp155.950.000, sebagai bentuk pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah masyarakat untuk mendukung pendidikan anak dari keluarga kurang mampu.

Wali Kota Pangkalpinang, Prof. Saparudin mengapresiasi masyarakat yang telah menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui Baznas. Menurutnya, dana yang dihimpun harus disalurkan kepada pihak yang berhak menerima agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat yang membutuhkan.

“Kami Pemerintah Kota Pangkalpinang berterima kasih kepada masyarakat yang telah menyalurkan zakat dan sedekahnya melalui Baznas Kota Pangkalpinang. Hari ini Baznas berkewajiban menyalurkannya kepada yang berhak,” ujar Saparudin saat penyerahan bantuan di Kantor Baznas Pangkalpinang, Kamis (24/9/2026).

Wali Kota yang akrab disapa Prof. Udin itu berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban keluarga kurang mampu, khususnya dalam memenuhi kebutuhan pendidikan anak. Ia juga mendorong peningkatan partisipasi masyarakat, termasuk aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Pangkalpinang, dalam menunaikan zakat.

Prof. Udin mengungkapkan, partisipasi ASN Pemkot Pangkalpinang dalam penghimpunan zakat saat ini masih berada di kisaran 40–50 persen. Ia berharap pegawai yang telah memenuhi ketentuan untuk berzakat dapat menyalurkan zakatnya melalui Baznas, tanpa mengabaikan kondisi pegawai yang kemampuan ekonominya masih terbatas.

“Kita harapkan pegawai kita yang memiliki kemampuan (untuk berzakat), karena ada juga pegawai kita yang berada dalam batas-batas. Mereka punya kewajiban, saya harap bisa menyalurkan karena zakat, infak dan sedekah adalah kewajiban,” katanya.

Sementara itu, Ketua Baznas Kota Pangkalpinang, Paidi, menjelaskan bahwa 433 penerima Beasiswa Cendekia terdiri atas 247 siswa SD/MI dan 186 siswa SMP/MTs. Para penerima merupakan bagian dari kelompok asnaf, yakni delapan golongan yang berhak menerima zakat sesuai ketentuan syariat Islam.

Paidi mengatakan, jumlah penerima bantuan tahun ini lebih sedikit dibandingkan tahun sebelumnya yang hampir mencapai 800 siswa. Kondisi tersebut sejalan dengan capaian penghimpunan dana zakat yang hingga saat ini masih belum memenuhi target.

Menurutnya, Baznas Pangkalpinang menargetkan penghimpunan zakat sebesar Rp2,5 miliar pada tahun ini. Namun, dana yang berhasil dikumpulkan baru mencapai sekitar Rp1,3 miliar.

Sebagai perbandingan, pada tahun sebelumnya Baznas menargetkan penghimpunan dana sebesar Rp3,2 miliar dan berhasil mengumpulkan Rp2,1 miliar. Capaian tersebut menjadi tantangan bagi Baznas untuk meningkatkan partisipasi masyarakat agar lebih banyak program bantuan, khususnya di bidang pendidikan, dapat menjangkau penerima manfaat.

“Lebih banyak tahun kemarin, hampir 800 siswa. Target kita tahun ini terkumpul Rp2,5 miliar, tapi sampai saat ini baru terkumpul Rp1,3 miliar. Tahun kemarin dari target Rp3,2 miliar terkumpul Rp2,1 miliar,” ujar Paidi.

Penyaluran Beasiswa Cendekia ini diharapkan dapat membantu siswa dari keluarga kurang mampu dalam memenuhi kebutuhan pendidikan sekaligus memperkuat peran zakat sebagai instrumen kepedulian sosial dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kota Pangkalpinang. (*/tim/adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *