Pangkalpinang

Wali Kota Pangkalpinang Resmikan Rumah Layak Huni Bantuan CSR untuk Warga Tua Tunu

×

Wali Kota Pangkalpinang Resmikan Rumah Layak Huni Bantuan CSR untuk Warga Tua Tunu

Sebarkan artikel ini

PANGKALPINANG, DAN – Pemerintah Kota Pangkalpinang terus mendorong kolaborasi dengan pihak swasta melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan dasar, termasuk hunian yang layak. Salah satu bentuk kolaborasi tersebut diwujudkan melalui pembangunan Rumah Layak Huni (RLH) bagi warga Kelurahan Tua Tunu yang diresmikan Wali Kota Pangkalpinang, Prof. Saparudin didampingi Wakil Wali Kota Pangkalpinang, Dessy Ayutrisna beserta jajaran, Selasa (22/9/2026).

Rumah tersebut merupakan bantuan CSR dari Asari Tambang Group melalui sejumlah anak usahanya. Bantuan diberikan sesuai dengan kebutuhan masyarakat, mulai dari pembangunan rumah layak huni hingga fasilitas sosial dan keagamaan.

Wali Kota Pangkalpinang, Prof. Saparudin mengatakan, dukungan perusahaan melalui program CSR menjadi salah satu bentuk kolaborasi yang terus didorong pemerintah daerah untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat. Menurutnya, keterlibatan pihak swasta dapat memperluas jangkauan pemerintah dalam memberikan bantuan kepada warga yang membutuhkan.

“Jadi ada beberapa perusahaan yang membantu kita di Kota Pangkalpinang. Hari ini ada rumah layak huni, kemudian ada toilet umum, lalu ada masjid dan ada gereja,” katanya.

Saparudin menjelaskan, bantuan yang berasal dari Asari Tambang Group disalurkan melalui sejumlah anak usaha dengan sasaran dan bentuk bantuan yang berbeda. Masing-masing perusahaan memberikan dukungan sesuai kebutuhan masyarakat dan fasilitas yang menjadi sasaran program CSR.

“Yang ini dari Asari Tambang Group. Jadi ada beberapa anak usaha mereka yang masing-masing membantu. Ada yang masjid lain, yang gereja lain, yang rumah,” ujarnya.

Saparudin menambahkan, Pemkot Pangkalpinang akan terus membangun komunikasi dengan perusahaan dan mengajukan proposal agar dukungan CSR dapat diarahkan untuk membantu masyarakat. Upaya tersebut diharapkan dapat memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha dalam menangani berbagai kebutuhan sosial di daerah.

“Kita selalu menjalin komunikasi, kemudian kita mengajukan proposal kepada mereka untuk mereka bisa mengeluarkan dana CSR mereka untuk masyarakat Pangkalpinang,” katanya.

Saparudin berharap kolaborasi tersebut dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak masyarakat yang mendapatkan manfaat, khususnya warga yang membutuhkan hunian layak. Pemerintah, kata dia, akan terus membuka ruang kerja sama dengan pihak swasta untuk mendukung program-program sosial di Kota Pangkalpinang.

Salah satu penerima bantuan RLH tersebut adalah Usman (38), warga Kelurahan Tua Tunu yang sehari-hari bekerja sebagai buruh harian dengan merawat taman di Darul Muhabah. Sebelum menerima bantuan, Usman bersama keluarganya tinggal di rumah berbahan papan yang kondisinya sudah tidak layak huni.

Pembangunan rumah tersebut dilakukan melalui bantuan CSR perusahaan dan dikerjakan selama kurang lebih satu bulan. Kini, Usman dapat menempati rumah dengan kondisi yang lebih layak dan nyaman.

“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur mendapatkan bantuan rumah ini. Sebelumnya rumah saya masih papan dan kondisinya memang sudah tidak layak. Sekarang rumahnya sudah bagus dan lebih nyaman untuk ditempati,” ujar Usman. (*/tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *