BANGKA TENGAH, DAN – PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah (UIW) Bangka Belitung (Babel) menghadirkan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Transformasi Energi untuk UMKM Wisata yang Tangguh dan Andal (Terang Wisata) di kawasan Wisata Sawah Pelangi, Desa Namang, Kabupaten Bangka Tengah, Selasa (28/7/2026). Melalui program ini, PLN membangun 41 kios UMKM lengkap dengan sambungan listrik baru, kompor induksi, dan berbagai sarana pendukung untuk memperkuat sektor pariwisata sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat berbasis desa.
Program tersebut merupakan hasil kolaborasi antara PT PLN (Persero) UIW Babel, Pemprov Babel, Pemkab Bangka Tengah, dan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Babel. Inisiatif ini menjadi bagian dari upaya bersama dalam memperkuat pembangunan desa melalui pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis pariwisata dan penerapan electrifying lifestyle.
Peresmian Program Terang Wisata dilakukan oleh Penjabat Sekretaris Daerah Babel, Fery Afriyanto, yang mewakili Gubernur Babel. Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Kejati Babel, Riono Budisantoso beserta jajaran, Bupati Bangka Tengah Algafry Rahman, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), perangkat daerah, Direktur BUMDes Berkah Jaya Desa Namang, serta masyarakat setempat.
Selain menghadirkan 41 kios UMKM, PLN juga menyediakan sambungan listrik baru dan kompor induksi sebagai bentuk dukungan terhadap aktivitas ekonomi di kawasan Wisata Sawah Pelangi. Fasilitas tersebut diharapkan mampu meningkatkan daya tarik destinasi wisata, memperluas peluang usaha masyarakat, sekaligus memperkuat peran Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dalam mengelola potensi desa secara berkelanjutan.
Program Terang Wisata juga mendukung pengembangan Desa Namang yang telah ditetapkan sebagai Desa Adhyaksa binaan Kejati Babel. Melalui penguatan sektor pariwisata dan UMKM, program ini diharapkan mampu mempercepat pembangunan desa sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
General Manager PT PLN (Persero) UIW Babel, Ira Savitri, mengatakan Desa Namang memiliki potensi besar yang perlu terus dikembangkan. Menurutnya, keberhasilan desa wisata tidak hanya diukur dari jumlah kunjungan wisatawan, tetapi juga dari besarnya manfaat ekonomi yang dirasakan masyarakat.
“Keberhasilan sebuah desa wisata tidak cukup hanya dilihat dari seberapa banyak wisatawan yang datang. Kita juga harus melihat seberapa besar manfaat ekonomi yang dirasakan masyarakat ketika wisatawan itu datang. Di sinilah makna electrifying lifestyle menjadi lebih luas. Listrik tidak berhenti pada cahaya yang menerangi sebuah tempat. Listrik harus mampu menjadi energi yang menggerakkan kegiatan produktif masyarakat,” ujarnya.
Ira berharap seluruh fasilitas yang telah diberikan dapat dijaga dan dimanfaatkan secara optimal oleh BUMDes, pelaku UMKM, serta masyarakat Desa Namang. Dengan demikian, keberadaan Wisata Sawah Pelangi diharapkan semakin berkembang sebagai destinasi unggulan yang mampu memberikan nilai tambah bagi perekonomian lokal.
Kajati Babel, Riono Budisantoso mengapresiasi komitmen PLN dalam mendukung pemberdayaan masyarakat melalui program TJSL. Ia berharap seluruh bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan secara bertanggung jawab dan berkelanjutan.
“Saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada PT PLN (Persero) atas kontribusinya melalui program Corporate Social Responsibility berupa 41 kios bagi pelaku UMKM. Saya berharap seluruh fasilitas yang telah diberikan dapat dimanfaatkan dan dikelola dengan sebaik-baiknya. Kembangkan usaha secara kreatif, manfaatkan peluang yang ada, jaga kebersihan dan keberlanjutan fasilitas, serta bangun usaha dengan menjunjung tinggi kejujuran, tanggung jawab, dan integritas,” katanya.
Sementara itu, Penjabat Sekretaris Daerah Babel, Fery Afriyanto menyampaikan apresiasi atas konsistensi PLN menghadirkan program TJSL yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PT PLN (Persero) yang terus menunjukkan komitmen melalui program TJSL yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Kehadiran program ini membuktikan bahwa pembangunan daerah akan lebih kuat apabila dilaksanakan melalui kolaborasi antara pemerintah, BUMN, dunia usaha, dan masyarakat,” ujarnya.
Melalui Program Terang Wisata, PLN berharap Wisata Sawah Pelangi terus berkembang menjadi destinasi wisata unggulan di Bangka Belitung yang mampu menggerakkan perekonomian lokal. Penguatan BUMDes, pemberdayaan UMKM, serta pemanfaatan energi listrik untuk kegiatan produktif diharapkan dapat menciptakan peluang usaha berkelanjutan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Namang. (*/red)














