BANGKA, DAN – Fakultas Sains dan Teknik Universitas Bangka Belitung (UBB) resmi membuka call for paper untuk The 8th International Conference on Green Energy and Environment 2026 (ICoGEE 2026) sejak 1 April 2026. Kegiatan seminar internasional ini mengangkat tema “Accelerating Sustainable Energy and Innovation For An Environmentally Resilient Future” dan akan digelar secara daring pada 29–30 September 2026.
Ketua pelaksana, Delita Ega Andini, S.T., M.T., menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi momentum strategis bagi akademisi, peneliti, dan praktisi untuk saling berbagi gagasan.
“Kegiatan ini menjadi ajang strategis bagi para akademisi, peneliti, dan praktisi untuk berbagi gagasan serta hasil penelitian terkini di bidang energi dan lingkungan,” ujarnya.
Adapun topik utama yang diangkat dalam ICoGEE 2026 meliputi Green Energy and Application, Environmental Science and Technology, serta Energy and Environmental Management. Fokus ini diharapkan mampu menjawab tantangan global terkait krisis energi dan ketahanan lingkungan melalui pendekatan ilmiah dan inovatif.

Seminar ini juga akan menghadirkan keynote speaker dari berbagai institusi internasional ternama, di antaranya Universiti Teknikal Malaysia Melaka, Chittagong University, dan Universitas Pendidikan Indonesia. Kehadiran para pembicara tersebut diharapkan dapat memperkaya perspektif peserta serta mendorong pertukaran ilmu pengetahuan lintas negara.
Penerimaan naskah dibuka dalam tiga tahap, yaitu tahap early pada 1 April–4 Mei 2026, tahap normal pada 5 Mei–7 Juli 2026, dan tahap late pada 8 Juli–20 Agustus 2026. Informasi lebih lanjut serta proses pendaftaran dapat diakses melalui laman resmi https://icogee.com.
Melalui penyelenggaraan ICoGEE 2026, panitia berharap tercipta ruang kolaborasi yang mempertemukan berbagai pemangku kepentingan. Forum ini diharapkan mampu memperkuat jejaring kerja sama sekaligus mendorong pengembangan potensi sumber daya, khususnya di Provinsi Bangka Belitung, menuju masa depan yang berkelanjutan. (*/ubb.ac.id)













