BELITUNG, DAN – Profesionalisme dan penguatan kolaborasi lintas sektor menjadi isu utama dalam pelaksanaan Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Program Bangga Kencana Tingkat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 2026. Kegiatan yang digelar secara hybrid pada Rabu, 8 April 2026 di Gedung Serba Guna H. Isyak Zainudin, Kabupaten Belitung ini menegaskan komitmen bersama dalam mendukung pembangunan keluarga berkualitas menuju Indonesia Emas 2045.
Rakorda mengusung tema “Transformasi Kemendukbangga Mendukung Program Prioritas Presiden Menuju Indonesia Emas 2045”. Tema tersebut dinilai selaras dengan arah kebijakan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN dalam memperkuat data keluarga, mengoptimalkan bonus demografi, serta meningkatkan kualitas layanan keluarga.
Kegiatan ini dihadiri oleh Inspektur Utama Kemendukbangga/BKKBN, Dr. Abdulrauf Damenta, Mag.rer.publ., CGCAE, serta Gubernur Kepulauan Bangka Belitung yang diwakili Plt. Asisten III (Administrasi Umum). Turut hadir pula unsur Forkopimda, Wakil Bupati Belitung Syamsir, Bupati Bangka Tengah Algafry Rahman, jajaran pemerintah daerah, TP PKK, serta para pemangku kepentingan terkait.
Rakorda menjadi momentum strategis untuk memperkuat sinergi dan komitmen lintas sektor dalam implementasi Program Bangga Kencana di daerah. Selain forum koordinasi, kegiatan ini juga diwarnai dengan pemberian penghargaan sebagai bentuk apresiasi terhadap capaian kinerja dan profesionalisme daerah serta mitra kerja.
Pada kategori Capaian Perjanjian Kinerja Program Bangga Kencana Tahun 2025, Kabupaten Bangka Tengah meraih peringkat pertama, disusul Pangkalpinang di posisi kedua dan Bangka Selatan di posisi ketiga. Sementara pada kategori Capaian Realisasi BOKB Tahun Anggaran 2025, Bangka Tengah kembali menempati peringkat pertama, diikuti Bangka Selatan dan Pangkalpinang.
Di tingkat lini lapangan, penghargaan Balai Penyuluhan KB dengan Media Sosial Teraktif Tahun 2025 diraih Balai KB Kecamatan Mendo Barat, Kabupaten Bangka. Posisi kedua ditempati Balai KB Kecamatan Belinyu, dan peringkat ketiga diraih Balai KB Kecamatan Sijuk, Kabupaten Belitung, sementara kategori Konten KIE Media Sosial Terbaik diberikan kepada Balai KB Kecamatan Pongok, Kabupaten Bangka Selatan.
Dalam aspek pendataan keluarga, Kabupaten Belitung mendapat apresiasi atas capaian keluarga terdata dan termutakhirkan tertinggi. Kecamatan Badau dinobatkan sebagai kecamatan tercepat dalam pendataan, sedangkan Kecamatan Simpang Renggiang, Kabupaten Belitung Timur, menjadi yang tercepat dalam pendataan lokus probability.
Pada sektor pelayanan, Kabupaten Bangka Tengah meraih capaian tertinggi peserta KB baru pada Pelayanan KB Serentak Awal Tahun 2026, termasuk untuk metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP). Sementara itu, Kota Pangkalpinang mencatat capaian tertinggi pada peserta KB pasca persalinan atau pasca keguguran.
Rakorda juga menjadi ajang penyerahan Anugerah GENTING Award Tahun 2025 tingkat nasional sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi dalam percepatan penurunan stunting. Pada kategori Gold, penghargaan diberikan kepada Hj. Debby Vita Dewi, S.E., M.M., dan Ketua TP PKK Kabupaten Bangka Selatan, kategori Silver diraih Bank Sumsel Babel Cabang Toboali, serta kategori Bronze diberikan kepada PT SMM Belitung Timur dan Bank Sumsel Cabang Manggar.
Secara keseluruhan, penghargaan yang diberikan mencerminkan bahwa profesionalisme tidak hanya diukur dari aspek administratif, tetapi juga kualitas pelaksanaan program, inovasi komunikasi, kekuatan data, serta layanan kepada masyarakat. Melalui Rakorda ini, diharapkan komitmen, akuntabilitas, dan sinergi lintas sektor semakin kuat dalam mendukung transformasi program Bangga Kencana menuju Indonesia Emas 2045. (*/red)













