Bangka TengahDaerah

BKKBN Babel Edukasi Kesehatan Reproduksi bagi Siswa Berkebutuhan Khusus di SLB Negeri Koba

×

BKKBN Babel Edukasi Kesehatan Reproduksi bagi Siswa Berkebutuhan Khusus di SLB Negeri Koba

Sebarkan artikel ini

BANGKA TENGAH, DAN – Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN Perwakilan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) memberikan edukasi kesehatan reproduksi (kespro) kepada siswa berkebutuhan khusus di SLB Negeri Koba, Kabupaten Bangka Tengah. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman siswa tentang perubahan tubuh, menjaga kebersihan organ reproduksi, serta pentingnya melindungi diri sejak usia dini.

Edukasi kesehatan reproduksi tersebut disampaikan dengan metode yang sederhana, komunikatif, dan interaktif agar mudah dipahami oleh peserta didik di Sekolah Luar Biasa (SLB). Materi yang diberikan meliputi pengenalan perubahan fisik pada masa pubertas, cara menjaga kebersihan organ reproduksi, pemahaman tentang batasan diri, serta pentingnya menjaga kesehatan dan keselamatan diri dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui pendekatan yang disesuaikan dengan kondisi peserta didik, para siswa diajak memahami perubahan yang terjadi pada tubuh mereka sekaligus mempelajari cara merawat diri dengan baik. Penyampaian materi juga menggunakan media edukasi yang dirancang khusus agar lebih mudah diterima oleh siswa berkebutuhan khusus.

Kepala Perwakilan BKKBN Babel, Fazar Supriadi Sentosa menegaskan bahwa edukasi kesehatan reproduksi merupakan pengetahuan dasar yang penting bagi seluruh anak dan remaja, termasuk bagi siswa berkebutuhan khusus.

“Edukasi kesehatan reproduksi merupakan pengetahuan dasar yang sangat penting untuk dimiliki oleh setiap anak dan remaja. Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan bahwa anak-anak di SLB juga mendapatkan pemahaman yang benar mengenai perubahan pada tubuh mereka serta bagaimana menjaga kesehatan dan melindungi diri,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, BKKBN berharap para siswa di SLB Negeri Koba dapat memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai tubuh mereka, mampu menjaga kesehatan diri, serta tumbuh menjadi generasi yang sehat, mandiri, dan berdaya. (*/red) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *