PANGKALPINANG, DAN – Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Pemprov Babel) kembali menegaskan komitmennya menghadirkan pelayanan yang humanis melalui kegiatan Safari Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi. Dalam kegiatan yang digelar di Gedung Mahligai Rumah Dinas Gubernur, Pangkalpinang, Selasa (24/2/2026), Gubernur Babel, Hidayat Arsani menyalurkan berbagai bantuan sosial dan santunan kepada masyarakat.
Kegiatan tersebut meliputi penyerahan bantuan pendidikan, santunan anak yatim dan dhuafa, santunan jaminan kematian BPJS Ketenagakerjaan, serta rangkaian ceramah agama, buka puasa bersama, dan Salat Tarawih berjemaah. Agenda ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memperkuat kepedulian sosial di bulan suci Ramadan.
Hadir dalam kegiatan tersebut unsur Forkopimda, Ketua TP PKK Babel, Penjabat Sekda Babel, kepala perangkat daerah, perwakilan BUMN/BUMD, tokoh agama, serta mitra kerja. Kehadiran lintas elemen ini mencerminkan sinergi dan kolaborasi dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.
Dalam suasana khidmat, Gubernur Hidayat menyerahkan tiga paket bantuan sosial pendidikan masing-masing sebesar Rp10.800.000 kepada Windy, Rp6.500.000 kepada Gabriel, dan Rp7.000.000 kepada Dora. Bantuan tersebut diharapkan dapat menunjang kebutuhan pendidikan para penerima.
Selain itu, melalui kolaborasi bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), Pemprov Babel menyalurkan 50 paket bantuan untuk 15 anak yatim dan 35 dhuafa. Bantuan berupa baju koko atau mukena serta uang santunan diberikan sebagai bentuk perhatian dan kepedulian di bulan Ramadan.
Pada kesempatan yang sama, Gubernur juga menyerahkan santunan jaminan kematian BPJS Ketenagakerjaan kepada enam ahli waris peserta, yakni Rismawati (ahli waris almarhum Alfian), Hadi Priangga (ahli waris almarhumah Sri Handayani), Dewi Amelia (ahli waris almarhum Zulfakar), Anjar (ahli waris almarhum Adhie Marta), Juliana (ahli waris almarhum Marzuki), dan Penny Yunita (putri almarhum Pardi). Penyerahan santunan tersebut menjadi bentuk nyata kehadiran negara dalam memberikan perlindungan sosial bagi pekerja dan keluarganya.
Gubernur Hidayat Arsani berharap setiap bantuan yang disalurkan dapat meringankan beban masyarakat penerima dan memberi manfaat nyata.
“Semoga bantuan tersebut dapat bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.
Menurutnya, Ramadan merupakan bulan penuh berkah dan ampunan yang harus dimaknai sebagai momentum memperkuat nilai spiritual, solidaritas sosial, serta semangat membangun daerah.
“Bulan suci Ramadan ini merupakan momentum untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, mempererat ukhuwah Islamiah, serta menumbuhkan semangat kebersamaan dalam membangun Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang kita cintai bersama,” tegasnya.
Gubernur juga mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan Ramadan sebagai penguat integritas dan semangat pengabdian, baik sebagai aparatur pemerintah maupun sebagai bagian dari masyarakat. Momentum ini, kata dia, harus dimanfaatkan untuk mempererat kebersamaan dalam membangun Bangka Belitung.
Salah satu penerima bantuan, Riffat, siswa Pondok Pesantren Ajyal Jahabidza Pangkalpinang, mengaku bersyukur atas perhatian pemerintah daerah.
“Alhamdulillah, saya sangat senang menerima bantuan uang dan bingkisan. Bantuan ini sangat bermanfaat untuk kebutuhan sekolah dan keperluan sehari-hari,” ujarnya. (*/red)
















